Apa Itu Sistem Dropship? Temukan Jawabannya Di Sini!

Sistem dropship bukan lagi hal asing ditelinga Anda. Yap! Istilah ini sudah umum dalam dunia bisnis online. Meski demikian, banyak masyarakat awam di luar sana yang masih bingung dengan arti dropship itu sendiri. Anda tak perlu bingung, sebab di sini akan dijelaskan secara terperinci seputar sistem dropship.

Arti dari Dropshiping adalah

Dropship adalah sistem jual beli online, yang mana seorang dropshiper bertugas sebagai pemasar dan penjual barang serta produk yang diperoleh dari supplier. Bila ada pembeli yang mengorder, dropshiper akan memberi tahu dan meneruskan pesanan kepada supplier (distributor) untuk memproses dan mengirimkan pesanan yang diorder kepada pembeli.

Itu artinya, dropshiper merupakan seorang agen atau perantara, sebab ia hanya meneruskan pesanan pembeli pada supplier. Namun sebelum itu terjadi, dropshiper telah melakukan kerja sama dengan supplier atau distributor.

Begitupun, Masalah Perdebatan Tentang Apakah Hukum Dropship dan bagaimana dalam pandangan Agama, admin tidak akan mengulasnya disini, karena bukan keahlian saya untuk membahasnya, takut ada kesalahan.

Cara Menjadi Dropshiper

  1. Mencari Supplier atau Distributor

Suplier Dropshipping bagus

Ingin menjadi dropshiper handal dan professional? Anda harus memahami cara kerjanya terlebih dahulu. Hal pertama yang wajib dilakukan adalah dengan menemukan supplier atau distributor terpercaya.

Baca juga:  Tips Kaya Ala Orang China, Begini Rahasianya!

Ada banyak supplier dan distributor yang membuka lowongan untuk menjadi seorang dropshiper. Anda hanya perlu aktif di media sosial untuk mengetahui informasi ini. Bisa melalui grup jual beli, website jual beli, dan sebagainya. Biasanya mereka akan memberi tahu tata cara kerja sama bagi yang ingin menjadi seorang dropshiper.

  1. Promosi

Menjadi seorang dropshiper, berarti harus pintar promosi. Bagaimana barang atau produk laku terjual bila Anda tidak melakukan promosi secara maksimal?

Cara promosi Online salah satunya dengan memposting foto produk dengan deskripsi menarik. Maksimalkan penggunaan media sosial, mulai dari facebook, twitter, instagram, dan sebagainya. Jika Anda memiliki website bisnis sendiri, akan lebih baik.

Opsi lain yang sering digunakan oleh dropshiper adalah menjual produk melalui marketplace jual beli terkemuka. Sebut saja Bukapak, Tokopedia, Shopee, dan sebagainya. Keren sekali, kan? Tenang, saat ini hanya dengan menggunakan handphone, Anda sudah bisa melakukannya. Sangat dimudahkan sekali.

  1. Puaskan Pelanggan

Kepuasan pelanggan dropship

Ketika Anda sudah melakukan promosi dengan baik, customer pasti akan melakukan order. Layani pelanggan dengan baik. Jika mereka sudah melakukan pembayaran, segera hubungi supplier agar memproses pesanan customer sesegera mungkin. Ketika pesanan tiba dengan cepat sesuai dengan harapan konsumen, tentu mereka akan merasa senang. Alhasil bisnismu mendapat respon positif.  Terus pertahankan itu!

Baca juga:  Panduan Bagi Pemula! Cara Mencari Supplier Di Tokopedia

Ternyata sistem dropship tidak serumit yang dibayangkan, ya. Contoh dropship yang banyak ditemukan di dunia maya adalah jual beli pakaian wanita, aksesoris, kosmetik, dan sebagainya.

Pembagian Laba Sistem Dropship

1. Anda mendapat harga lebih murah dibanding customer membeli secara langsung kepada supplier atau distributor. Bila harga yang dijual kepada pembeli biasa Rp 100.000, namun kepada Anda harga bisa menjadi Rp 85.000.

Selisih inilah yang menjadi keuntungan dalam sistem dropship. Untuk mendapatkan harga khusus, bisa saja Anda harus membeli pesanan dengan jumlah tertentu. Misal, harus pesan 10 baju, dan lain-lain.

2. Supplier atau distributor memberikan harga serupa dengan di pasaran, namun Anda bisa melakukan penaikan harga sesuai dengan yang Anda inginkan untuk memperoleh untung.

Bagi keuntungan Dropship

Untung Rugi Dropship

Sebelum memutuskan untuk terjun dalam bisnis dengan menggunakan sistem dropship, Anda wajib tahu untung rugi sistem ini.

Untung

  1. Tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk memulai bisnis.
  2. Tidak perlu menumpuk stok.
  3. Tidak perlu packing pesanan.
  4. Tidak mengeluarkan banyak tenaga.
Baca juga:  5 Cara Mencari Uang dari Internet Paling populer

Rugi

  1. Anda tidak mengetahui secara pasti kualitas produk yang dijual. Terkadang deskripsi dari supplier tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.
  2. Ketika supplier atau distributor lupa menulis nama toko dropship Anda, namun malah membuat nama tokonya sendiri. Tentu hal ini bisa membawa pengaruh buruk pada bisnis Anda.

Sudah banyak pebisnis online yang sukses dengan melakukan sistem dropship. Kuncinya adalah sabar, terus berusaha, dan berdoa. Tips lainnya adalah melakukan kerja sama dengan supplier terpercaya, produk yang hendak dijual telah terjamin kualitasnya, kerja sama professional dengan supplier agar tidak terjadi miss understanding di kemudian hari, tak lupa agar memiliki mobile atau internet banking.

Demikian informasi tentang arti dropship. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda yang hendak memutuskan untuk terjun pada bidang ini.

Leave a reply "Apa Itu Sistem Dropship? Temukan Jawabannya Di Sini!"